SEFAS Group Akuisisi 100 Persen Bisnis SPBU Shell

SEFAS Group Akuisisi 100 Persen Bisnis SPBU Shell - BeritaLia.com

SEFAS Group resmi menyepakati rencana akuisisi 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia. Transaksi tersebut masih menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan sejumlah persyaratan umum sebelum proses penyelesaian dapat dilakukan.

CEO SEFAS Group Ricky Roesli mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi di sektor ritel energi Indonesia. Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS menilai akuisisi ini membuka peluang untuk mengembangkan bisnis energi secara lebih luas.

“Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia,” ujar Ricky dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

SEFAS Group akan melanjutkan tahapan akuisisi hingga memperoleh kepemilikan penuh atas bisnis SPBU Shell di Indonesia. Penyelesaian transaksi ditargetkan dapat berlangsung pada 2026, bergantung pada terpenuhinya seluruh ketentuan yang berlaku.

Ricky menegaskan kelancaran operasional menjadi salah satu perhatian utama dalam proses transisi kepemilikan. Perusahaan berkomitmen memastikan kegiatan operasional SPBU tetap berjalan dengan aman dan andal selama proses pengalihan berlangsung.

Dari sisi konsumen, perubahan kepemilikan tersebut tidak akan langsung menghilangkan identitas Shell dari jaringan SPBU yang telah beroperasi di Indonesia. Pelanggan masih akan menemukan merek Shell melalui skema lisensi merek yang disiapkan dalam kesepakatan bisnis tersebut.

Skema tersebut sekaligus ditujukan untuk menjaga kesinambungan layanan kepada pelanggan, karyawan, serta mitra usaha. Dengan demikian, proses perubahan kepemilikan diharapkan tidak mengganggu aktivitas bisnis maupun pelayanan kepada masyarakat.

Ricky mengatakan kepemilikan lokal memberikan fondasi bagi SEFAS untuk memasuki tahap pengembangan bisnis berikutnya. Perusahaan menargetkan pembangunan bisnis ritel energi yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi serta mampu berkembang secara berkelanjutan.

Menurutnya, strategi tersebut juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat yang terus berkembang. Akuisisi jaringan SPBU Shell menjadi salah satu langkah penting SEFAS dalam memperluas cakupan bisnisnya di sektor energi.

Sementara itu, Presiden Direktur Shell Indonesia Andri Pratiwa menyambut rencana transaksi tersebut. Ia menjelaskan bahwa SEFAS bukan mitra baru bagi Shell karena kedua perusahaan telah memiliki hubungan kerja sama dalam kegiatan bisnis di Indonesia.

Andri menilai pengalaman SEFAS di pasar domestik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelanjutan bisnis tersebut. Pemahaman terhadap karakteristik pasar dan kebutuhan pelanggan dinilai dapat membantu proses transisi sekaligus menopang perkembangan jaringan SPBU pada tahap berikutnya.

“SEFAS merupakan mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam mengenai pasar lokal, kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya,” ujar Andri.

Dengan akuisisi tersebut, kepemilikan bisnis SPBU Shell di Indonesia akan memasuki babak baru dengan SEFAS sebagai pemilik lokal. Namun, penyelesaian transaksi tetap bergantung pada persetujuan regulator dan seluruh persyaratan yang harus dipenuhi kedua pihak.

Website |  + posts

Penulis berita digital yang fokus pada perkembangan bisnis, ekonomi, dan media online modern.