Topan Dolphin bergerak menuju wilayah pedalaman China setelah dua kali mendarat di pesisir Provinsi Zhejiang. Sistem cuaca tersebut diperkirakan membawa hujan dengan intensitas tinggi ke lebih dari 10 wilayah setingkat provinsi dalam beberapa hari ke depan.
Pusat Meteorologi Nasional China (NMC) mengeluarkan peringatan biru terkait topan pada Senin. Hujan lebat diprakirakan terus berlangsung hingga Rabu, terutama di sejumlah wilayah yang berada dalam jalur pengaruh sistem cuaca tersebut.
Zhejiang menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian setelah Dolphin dua kali mencapai daratan di wilayah pesisir provinsi tersebut. Setelah bergerak menjauh dari pantai, topan kini diperkirakan melanjutkan perjalanan ke kawasan pedalaman.
NMC memperkirakan beberapa wilayah seperti Zhejiang, Jiangsu, Henan, dan Hebei berpotensi mengalami cuaca buruk. Kondisi yang diperkirakan terjadi mencakup hujan deras, badai petir, serta hembusan angin dengan kecepatan tinggi.
Ancaman tersebut membuat pemerintah daerah meningkatkan langkah pencegahan terhadap potensi banjir dan dampak lain akibat cuaca ekstrem. Otoritas di berbagai wilayah juga telah mengaktifkan upaya penanggulangan untuk mengurangi risiko terhadap masyarakat dan infrastruktur.
Pergerakan Topan Dolphin menjadi perhatian karena cakupan wilayah yang berpotensi terdampak cukup luas. Selain hujan intensif, badai petir dan angin kencang dapat meningkatkan risiko gangguan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di daerah yang mengalami curah hujan tinggi secara berkelanjutan.
Peringatan biru yang dikeluarkan NMC menjadi bagian dari sistem peringatan cuaca China untuk mengantisipasi dampak topan. Pemerintah daerah di wilayah yang masuk dalam jalur prakiraan diminta tetap memperhatikan perkembangan cuaca dan menjalankan langkah mitigasi sesuai kondisi lapangan.
Dengan Dolphin yang terus bergerak ke pedalaman, kondisi cuaca di sejumlah provinsi diperkirakan masih perlu diwaspadai hingga pertengahan pekan. Otoritas setempat terus melakukan pemantauan serta memperkuat kesiapan menghadapi potensi banjir dan cuaca ekstrem.
