
Kegiatan debat pelajar yang diselenggarakan oleh Bawaslu Nunukan mendapat respons positif dari para peserta. Selain menambah wawasan mengenai demokrasi dan kepemiluan, kegiatan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri pelajar dalam menyampaikan gagasan di depan publik.
Sejumlah peserta mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti debat. Mereka tidak hanya belajar menyusun argumen yang logis, tetapi juga memahami pentingnya menghargai perbedaan pendapat dalam kehidupan demokratis.
Menurut para pelajar, forum debat menjadi ruang yang efektif untuk melatih kemampuan berbicara, berpikir kritis, serta mengembangkan keberanian dalam menyampaikan pandangan secara terbuka dan bertanggung jawab.
Penyelenggara menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi demokrasi di kalangan generasi muda. Melalui debat, pelajar diajak memahami berbagai isu publik sekaligus mengasah kemampuan analisis dan komunikasi.
Pengamat pendidikan menilai kegiatan semacam ini memiliki nilai penting karena membantu siswa mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia akademik maupun kehidupan sosial.
Selain memperluas wawasan, debat juga mendorong peserta untuk lebih aktif mencari informasi, memahami sudut pandang yang berbeda, serta membangun sikap toleran dalam berdiskusi.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi debat dengan mengangkat berbagai tema yang berkaitan dengan demokrasi, kepemimpinan, partisipasi masyarakat, dan peran generasi muda dalam pembangunan.
Bawaslu berharap kegiatan edukatif tersebut dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga mampu berkontribusi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Guru pendamping yang hadir juga menilai pengalaman mengikuti debat memberikan manfaat besar bagi pengembangan karakter dan kemampuan komunikasi siswa.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu menunjukkan bahwa pendidikan demokrasi tidak hanya dapat dilakukan melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik langsung yang membuat pelajar lebih percaya diri, kritis, dan siap menjadi warga negara yang aktif serta bertanggung jawab.
