Purbaya Raih Gelar Profesor Sepulang dari China

Purbaya Raih Gelar Profesor Sepulang dari China - BeritaLia.com

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Purbaya Yudhi Sadewa memperoleh gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Nankai di China setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja yang berkaitan dengan kerja sama ekonomi dan investasi. Penghargaan akademik tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam bidang ekonomi, kebijakan publik, serta pengembangan sektor keuangan.

Pemberian gelar kehormatan itu berlangsung di Universitas Nankai, salah satu perguruan tinggi terkemuka di China yang dikenal memiliki reputasi kuat dalam bidang ekonomi dan bisnis. Pihak kampus menilai Purbaya memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan pemikiran ekonomi dan kebijakan pembangunan yang berdampak pada penguatan stabilitas ekonomi serta sektor keuangan.

Momen tersebut terjadi setelah Purbaya melakukan kunjungan ke China dalam rangka memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Dalam agenda tersebut, berbagai pembahasan dilakukan terkait peluang investasi, kerja sama industri, hingga pengembangan sektor strategis yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang. Kehadiran Purbaya juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas jejaring ekonomi internasional.

Sebagai ekonom yang telah lama berkecimpung dalam dunia kebijakan publik, Purbaya dikenal memiliki pengalaman panjang dalam perencanaan ekonomi makro, pasar keuangan, serta strategi pembangunan nasional. Berbagai gagasan dan kajiannya selama ini menjadi salah satu referensi dalam penyusunan kebijakan ekonomi pemerintah.

Pemberian gelar profesor kehormatan kepada tokoh Indonesia oleh perguruan tinggi luar negeri juga dinilai sebagai pengakuan terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia di tingkat internasional. Selain mencerminkan capaian individu, penghargaan tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian komunitas akademik global terhadap kontribusi pemikir dan praktisi ekonomi Indonesia.

Purbaya menyambut penghargaan tersebut sebagai bentuk kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu ekonomi dan kebijakan publik. Menurutnya, kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan berbasis riset.

Website |  + posts