Amerika Serikat memperkuat hubungan dengan negara-negara Kepulauan Pasifik melalui tiga agenda utama, yaitu diplomasi komersial, ketahanan energi, serta kerja sama penegakan hukum dan keamanan maritim. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan ekonomi sekaligus menghadapi berbagai tantangan keamanan di kawasan.
Wakil Asisten Menteri untuk Australia, Selandia Baru, dan Kepulauan Pasifik di Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik Departemen Luar Negeri AS Matt Murray mengatakan Washington ingin meningkatkan hubungan ekonomi dengan mengedepankan perdagangan dan investasi sektor swasta.
Menurut Murray, penguatan hubungan komersial menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Pasifik. AS juga mengarahkan kembali program bantuan luar negeri agar lebih mendukung pertumbuhan yang dipimpin sektor swasta.
Dalam pelaksanaannya, AS bekerja sama dengan Australia, Jepang, Selandia Baru, dan Taiwan untuk memperluas konektivitas kabel bawah laut di negara-negara anggota Forum Kepulauan Pasifik (PIF). Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas kawasan.
Di sektor energi, AS berupaya memastikan negara-negara Pasifik tetap memperoleh pasokan energi yang terjangkau, andal, dan aman. Perhatian tersebut meningkat di tengah dampak konflik Iran terhadap kondisi pasokan bahan bakar global.
Murray mengatakan AS bersama sektor swasta dan negara-negara eksportir terus berupaya menjaga kelancaran pasokan bahan bakar ke Kepulauan Pasifik sejak krisis energi global berlangsung. Hingga kini, kawasan tersebut disebut belum mengalami kekurangan pasokan.
Meski demikian, AS bersama Australia, Jepang, dan Selandia Baru terus memantau perkembangan situasi energi. Kenaikan biaya energi dan tekanan terhadap anggaran nasional negara-negara Pasifik menjadi salah satu persoalan paling mendesak.
Untuk merespons kondisi tersebut, Departemen Luar Negeri AS bekerja sama dengan Kongres dan berencana menyediakan dana sebesar 60 juta dolar AS atau sekitar Rp1,06 triliun. Dana tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan anggaran jangka pendek akibat krisis energi sekaligus mendukung penguatan infrastruktur energi jangka panjang.
Pada aspek keamanan, Washington juga meningkatkan kerja sama untuk memerangi perdagangan narkoba ilegal, memperkuat kesadaran situasi maritim, serta memberantas praktik penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur atau IUU fishing.
Menurut Murray, persoalan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat di Amerika Serikat maupun negara-negara Kepulauan Pasifik.
