Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menekankan bahwa digitalisasi tidak cukup hanya menghadirkan akses internet. Konektivitas juga perlu mendorong hubungan sosial, kontribusi bagi negara, serta peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Raden Wijaya Kusumawardhana yang mewakili Menkomdigi dalam Fun Walk Hari Bhakti Postel ke-81 di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2026).
Wijaya mengatakan semangat peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 diwujudkan melalui tema T3: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Menurutnya, ketiga nilai tersebut relevan dengan upaya membangun ekosistem digital yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Nilai Terhubung salah satunya diwujudkan melalui kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem pos, telekomunikasi, dan penyiaran. Fun Walk menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun silaturahmi di antara para pemangku kepentingan.
Sementara itu, Tumbuh dimaknai sebagai dorongan untuk terus memberikan kontribusi dalam mengisi kemerdekaan. Momentum Hari Bhakti Postel yang berdekatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa membutuhkan partisipasi dan kegiatan yang memberikan dampak positif.
Adapun nilai Terjaga tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan ekosistem digital. Wijaya menilai aspek kesehatan dan hubungan antarmanusia juga perlu diperhatikan. Karena itu, kegiatan olahraga bersama seperti Fun Walk dinilai dapat menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.
Ia berharap semangat Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga dapat terus diterapkan dalam pengembangan sektor komunikasi dan digital. Dengan demikian, kemajuan konektivitas tidak hanya diukur dari semakin luasnya jaringan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
Fun Walk tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 yang puncaknya akan berlangsung pada 27 September 2026. Kegiatan di Jakarta itu diikuti peserta dari unsur pemerintah, industri, asosiasi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pos dan telekomunikasi.
