Delapan Investor Siapkan Investasi Rp12,6 Triliun di Pati

Delapan Investor Siapkan Investasi Rp12,6 Triliun di Pati - BeritaLia.com

Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatat komitmen investasi dari delapan perusahaan dengan nilai total sekitar Rp12,6 triliun. Komitmen tersebut disampaikan melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) dalam Pati Business Forum 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Senin malam.

Pelaksana tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan minat investasi tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari pengolahan sampah menjadi energi, pembangkit listrik tenaga surya, pelabuhan dan perikanan, tekstil, penerangan jalan, hingga industri berbasis kulit.

Menurut Chandra, forum yang diikuti sekitar 70 perusahaan tersebut menjadi sarana mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha sekaligus menunjukkan masih terbukanya peluang penanaman modal di Pati.

Salah satu rencana investasi terbesar diarahkan untuk sektor waste to energy dengan nilai sekitar Rp5,2 triliun. Investasi yang melibatkan PT Sinergi Enviro Solution dan PT Sichuan Energy Development itu akan diarahkan untuk membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Peluang tersebut berkaitan dengan persoalan sampah di Pati yang menghasilkan timbulan sekitar 697 ton setiap hari.

Selain itu, investasi sekitar Rp2,7 triliun disiapkan untuk sektor pembangkit listrik tenaga surya oleh PT Synergy Infra Hijau dan PT Sichuan Energy Development Group. PT Sino Textile Group juga mencatat rencana investasi sekitar Rp3 triliun pada sektor solar farm.

Sektor pelabuhan dan perikanan mendapat rencana investasi sekitar Rp1,45 triliun dari PT Lensa Patria Energi. Dana tersebut mencakup pengembangan cold storage dan industri pengolahan ikan.

Chandra menyebut potensi perikanan Pati cukup besar, dengan sekitar 800 kapal berukuran di atas 30 GT dan 2.500 kapal di bawah 30 GT.

Komitmen lainnya meliputi penerangan jalan sekitar Rp140 miliar, industri senilai Rp55 miliar, Rp50 miliar, serta industri barang berbahan kulit sekitar Rp28 miliar.

Masuknya investasi tersebut diharapkan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Pemkab Pati juga menyebut sekitar 90 persen tenaga kerja pada sejumlah perusahaan PMA di daerah tersebut merupakan pekerja lokal.

Website | + posts

Penulis berita digital yang fokus pada perkembangan bisnis, ekonomi, dan media online modern.