Pasar Tani Palu Sediakan 50 Komoditas Pangan dari Petani Lokal

Pasar Tani Palu Sediakan 50 Komoditas Pangan dari Petani Lokal - BeritaLia.com

Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, menghadirkan sekitar 50 jenis komoditas pertanian dan pangan segar melalui kegiatan pasar tani. Program tersebut ditujukan untuk memperpendek jalur distribusi sekaligus memberikan akses langsung antara petani dan masyarakat sebagai konsumen.

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhiddin mengatakan mekanisme penjualan langsung dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih kompetitif. Pada saat yang sama, petani memiliki saluran pemasaran tanpa harus bergantung pada rantai distribusi yang panjang.

Produk yang ditawarkan sebagian besar berasal dari petani lokal, khususnya komoditas hortikultura. Beberapa di antaranya adalah cabai rawit, cabai merah, bawang merah, tomat, sayuran, serta berbagai hasil pertanian lainnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari cepatnya sejumlah komoditas terserap. Cabai rawit menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari. Sekitar 100 kilogram cabai yang disediakan petani disebut habis dalam waktu singkat.

Menurut Imelda, tingginya minat pembeli menunjukkan pasar tani dapat menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan produksi petani dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut juga memberikan alternatif bagi warga untuk memperoleh bahan pangan dari produsen lokal.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu Lukman mengatakan kegiatan kali ini turut melibatkan Program Kelurahan Menanam. Warga yang mengikuti program tersebut membawa sejumlah hasil budidaya, antara lain sawi, bawang, cabai, dan tomat.

Produk dari program Palu Mandiri, Adaptif, dan Stabilitas Pangan (Palu Mapan) juga dipasarkan dalam kegiatan tersebut. Sebagian komoditas berasal dari petani maupun kelompok tani yang menjadi peserta program.

Lukman menjelaskan konsep pasar tani dibuat dengan mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Model tersebut dapat mempersingkat distribusi sehingga konsumen berpeluang memperoleh produk dengan harga relatif terjangkau, sementara petani tetap mendapatkan hasil dari penjualan.

Kegiatan pasar tani tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 Kota Palu. Puncak perayaan HUT Kota Palu dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026.

Website |  + posts

Penulis berita digital yang fokus pada perkembangan bisnis, ekonomi, dan media online modern.