BNPB Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir yang Putuskan Akses di Aceh Utara

BNPB Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir yang Putuskan Akses di Aceh Utara - BeritaLia.com

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan darurat terus dilakukan menyusul banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Aceh, dan menyebabkan kerusakan pada empat jembatan utama. Tim gabungan telah diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat pemulihan akses masyarakat serta menangani dampak bencana di wilayah terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi fokus utama dalam upaya tanggap darurat. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi sekaligus mempercepat pemulihan jalur transportasi yang terputus akibat derasnya arus banjir.

Menurut BNPB, banjir terjadi di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Luapan air dengan arus yang kuat mengakibatkan kerusakan serius pada sejumlah infrastruktur vital yang menjadi penghubung antarwilayah.

Empat Jembatan Rusak Akibat Arus Deras

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi BNPB, sedikitnya empat jembatan mengalami kerusakan setelah diterjang banjir. Infrastruktur tersebut selama ini menjadi jalur utama mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.

Akibat kerusakan itu, akses dari Desa Sawang menuju empat desa lainnya, yakni Lhok Cut, Kubut, Blang Cut, dan Gunci, tidak dapat dilalui. Terputusnya jalur penghubung tersebut berdampak pada aktivitas warga, distribusi logistik, serta akses menuju berbagai layanan dasar. BNPB menilai pemulihan konektivitas menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.

Tim Gabungan Fokus pada Penanganan Darurat

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan koordinasi di lapangan untuk mempercepat penanganan pascabanjir.

Selain melakukan pendataan dampak bencana, tim gabungan juga menyiapkan berbagai langkah darurat guna membantu masyarakat yang terdampak. Upaya tersebut mencakup pemantauan kondisi lapangan, penilaian kerusakan infrastruktur, hingga penyusunan kebutuhan penanganan lanjutan. BNPB menyatakan seluruh proses dilakukan secara terpadu agar respons terhadap kondisi darurat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Siapkan Akses Penyeberangan Sementara

Abdul Muhari menjelaskan BNPB akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara serta kementerian dan lembaga terkait untuk mencari solusi atas terputusnya jalur transportasi.

Salah satu langkah yang dipersiapkan adalah penyediaan akses penyeberangan darurat guna memastikan mobilitas masyarakat tetap dapat berlangsung selama proses perbaikan infrastruktur. Di sisi lain, pemerintah juga akan menyusun rencana pemulihan empat jembatan yang rusak secara bertahap agar konektivitas antarwilayah dapat kembali normal.

BNPB menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Aceh Utara hingga proses penanganan darurat dan rehabilitasi infrastruktur selesai dilaksanakan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait diharapkan mampu mempercepat pemulihan wilayah terdampak sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan seperti semula.

+ posts